Return to site

Terkena Sindrom Nasi Goreng, Wanita Ini Tuntut Restoran Rp 14.2 Miliar | PT SOLID GOLD BERJANGKA

· Solid Gold,Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka - Wanita ini tuntut restoran China all you can eat sebesar Rp 14.2 miliar. Ini karena dirinya menderita 'fried rice syndrome' usai melahap nasi goreng di sana. Germaine Mobley menuntut restoran Asian King Buffet di wilayah Wacahachie, Texas, AS. Wanita berusia 62 tahun itu mengaku terkena fried rice syndrome usai melahap nasi goreng di restoran itu pada tahun 2016.

Karenanya ia melayangkan gugatan pada pihak restoran sebesar $ 1 juta (Rp 14.2 miliar). Lewat gugatannya, Mobley menulis kalau Balcillus cereus atau biasa disebut 'fried rice syndrom' merupakan sejenis bakteri. Bakteri tersebut ada pada hidangan yg dibiarkan atau disimpan dlm suhu ruangan.Berdasarkan keterangannya, awalnya Mobley memesan nasi goreng. Ia menghabiskan nasi goreng yg menurutnya biasa saja itu. Namun saat dlm perjalanan pulang, ia merasa sakit perut.

"Rasanya (nasi goreng) terasa enak enak saja," ungkap MobleyAkhirnya Mobley memutuskan utk memeriksakan kondisinya ke rumah sakit. Namun keesokan harinya, kondisi kesehatan tubuhnya justru makin menurun. "Saya muntah-muntah. Keesokan paginya, saya mengalami gangguan pernapasan, jadi suami saya memanggil petugas medis, tuturnya. Dilansir dari Dallas News, Mobley dilarikan ke rumah sakit & harus mendapat perawatan intensif di ruang ICU selama delapan hari. Karenanya kini Mobley menuntut pihak Asian King Buffet. Namun pihak restoran mengaku kalau penyebab kejadian ini bukanlah karena hidangan yg ia makan di sana.

Jadi, apa sebenarnya fried rice syndrom? Benarkah hal ini sangat berbahaya?

Ternyata penyakit tersebut memang benar adanya. Ini karena adanya bakteri bernama Bacillus cereus pada makanan yg disimpan dlm suhu ruangan. Menurut Food and Drug Administration, AS, orang yg terkena bakteri itu akan merasa mual kemudian muntah, diare, & kram. Bakteri Bacillus cereus umumnya ditemukan pada nasi sisa atau makanan cepat saji yg dibiarkan dlm suhu ruangan. National Center for Biotechnoligy di Amerika juga memberikan saran agar terhindar dari bakteri ini. "Beras harus dimasak dlm jumlah sedikit per hari. Ini agar mengurangi waktu penyimpanan sebelum digoreng. Setelah matang, nasi harus tetap panas (lebih dari 63°C) atau dinginkan lalu dipindahkan ke dlm kulkas kurang lebih dua jam setelah matang. Nasi goreng tidak boleh disimpan dlm kondisi hangat terutama bersuhu sekitar 15-50° C," tulis National Center for Biotechnoligy

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly