Return to site

Swasta Mulai Lirik Kelola Sampah Jadi Listrik | PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT Solid Gold Berjangka - Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) kembali menjadi bahan perbincangan. Selain menjadi fokus pemerintah, pihak swasta mulai tertarik utk mengembangkan PLTSa.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta (APLSI) Arthur Simatupang menilai PLTSa memiliki potensi yg sangat besar di masa mendatang. Hal itu disampaikannya kepada para pengusaha produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) dlm acara diskusi PwC bertajuk Power In Indonesia: Investment and Taxation Guide di WTC 3, Jakarta.

Menurut Arthur utk mengetahui potensi dr PLTSa bisa dilihat dr banyaknya sampah di kota-kota besar. Bahkan sampah sering menimbulkan masalah di kota besar sekalipun seperti Jakarta."PLTSa ini potensinya sangat besar, apa lagi di Jakarta ini sebenarnya. Banyak sampah di baik di Jakarta Timur, Barat, Utara atau Selatan. Mereka bisa menghasilkan sampah 9.000 ton per hari. Itu sampah yg sangat besar," ujarnya.

Jika membangun PLTSa selain lebih mudah utk mencari sumber energi, juga bisa menyelesaikan masalah menggunungnya sampah tersebut.

"Jika tdk ditangani itu jadi masalah. Jadi salah satu jalan keluarnya itu ya menjadi energi," ujarnya.Arthur mencatat, setdknya dr total sampah yg di hasilkan kota-kota besar di Indonesia masih banyak yg belum dikelola dgn baik. Makassar menjadi pengelolaan sampah paling sedikit, hanya 70,2% dr total sampah 1.425 ton per hari yg sudah dikelola.

Ada beberapa perusahaan produsen listrik yg sudah mengoperasikan PLTSa, seperti PT Sumber Organik yg mengelola PLTSa Benowo Surabaya berkapasitas 1,62 MW & PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya di Palembang.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly