Return to site

Solid Gold | Liga Arab : Israel 'Bermain Api' dgn Negara Islam

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Selang beberapa hari sesudah rangkaian insiden & kejadian yg bertautan dgn kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Lama Yerusalem, Liga Arab menyebut bahwa tindakan Israel dlm peristiwa itu menyulut tensi tegang terhadap bangsa Arab & negara Islam.

Liga Arab merupakan organisasi persekutuan yg--salah satu faktor--pembentukannya didasari atas kesamaan status kebangsaan & bahasa yg digunakan negara anggota, yakni Arab.

Saat ini, negara anggota Liga Arab terdiri atas Mesir, Irak, Yordania, Lebanon, Arab Saudi, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, Maroko, Tunisia, Kuwait, Aljazair, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Oman, Mauritania, Somalia, Palestina, Djibouti, & Komoro.

"Yerusalem merupakan garis merah yg tidak dapat dilintasi oleh Arab & muslim."

"Dan apa yg terjadi beberapa hari terakhir merupakan upaya (Israel) untuk memaksakan sebuah realitas baru di Kota Suci itu," kata Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit.

"Pemerintah Israel telah bermain api & meningkatkan krisis besar dgn Arab & negara Islam," ucap Ahmed Aboul Gheit.

Rencananya dlm waktu dekat, Menteri Luar Negeri negara anggota Liga Arab akan melaksanakan pembicaraan darurat terkait situasi & kondisi seputar Masjid Al-Aqsa serta konflik Israel-Palestina.

Sementara itu, pada kesempatan yg berbeda, Mayor Jenderal Yoav Mordechai dari angkatan bersenjata Israel mengungkap bahwa Tel Aviv membuka peluang untuk dialog untuk meredakan ketegangan.

"Kami ingin menjamin agar tidak ada orang yg masuk (dlm kompleks masjid) membawa senjata & melakukan penyerangan."

"Kami bersedia untuk menyediakan upaya alternatif selain pemasangan metal detector, selama solusi itu mampu mencegah serangan-serangan lain," kata Mayjen Mordechai.

Sementara itu, kepala musyawarah ulama Islam di Yerusalem, Mohammed Hussein, menjelaskan bahwa komunitasnya menginginkan agar situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa dapat kembali spt sedia kala.

Sementara itu, Presiden de facto Palestina, Mahmoud Abbas menyatakan bahwa pihaknya "akan membekukan hubungan dgn Israel" selama sistem pengaman metal detector di masjid tersebut masih terpasang.

Rangkaian peristiwa di Masjid Al Aqsa diawali ketika pemerintah Israel diketahui memasang metal detector & pintu putar di depan Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Tindakan itu dilakukan usai insiden berdarah pada Jumat, 14 Juli 2017.

Awalnya, Israel menuduh pemuda Palestina membunuh tiga polisi yg sedang berjaga di dekat masjid.

Karena tuduhan tersebut, keamanan di sekitar kawasan Masjid Al-Aqsa diperketat.

Kebijakan itu memicu demonstrasi besar.

Unjuk rasa rakyat muslim Palestina berujung kericuhan dgn polisi Israel yg menyebabkan 50 demonstran terluka.

Empat di antara korban luka merupakan petugas medis.

Lima belas korban lain terluka karena terkena tembakan peluru karet polisi Israel.

Salah satu korban luka teridentifikasi sbg mantan Mufti Yerusalem, Sheikh Ikirima Sabri.

Kabar terbaru menyebut Israel telah memasang kamera keamanan di dekat pintu masuk ke kompleks suci di Yerusalem, yg mana di dalamnya terdapat Masjid Al-Aqsa.

Bagi umat muslim, kawasan itu dikenal sbg kompleks al-Haram, tapi kaum Yahudi menyebutnya Temple Mount.

Ketegangan Israel & Palestina masih tinggi menyusul serangkaian insiden kekerasan yg terjadi dlm sepekan terakhir.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :

Blogspot.com : Solid Gold on Blogspot.com
Wordpress.com : Solid Gold Berjangka on Wordpress.com
Weebly.com : PT Solid Gold Berjangka on Weebly
Blogdetik.com : Solid Gold on Blogdetik.com
Wixsite.com : PT Solid Gold Berjangka on Wixsite.com
Jigsy.com : Solid Gold on Jigsy.com
Spruz.com : Solid Gold Berjangka on Spruz.com
Bravesite.com : PT Solid Gold Berjangka on Bravesites.com

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly