Return to site

MRT Jakarta Usul Tarif Rp 8.500/10 Km | PT SOLID GOLD BERJANGKA

 

· Solid Gold Berjangka,Solid Gold

PT Solid Gold Berjangka - MRT Jakarta fase I dr Lebak Bulus hingga Bundaran HI akan segera beroperasi pada Maret 2019 mendatang. Sebanyak 16 set kereta MRT Jakarta bakal mondar-mandir di sepanjang 16 km jalur layang & bawah tanah yg sudah dibangun. Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan tarif MRT Jakarta saat ini masih terus dlm pembahasan. Tarif nantinya akan diputuskan oleh Gubernur & segera diumumkan dlm waktu dekat.

PT MRT Jakarta sendiri telah mengusulkan tarif kepada Pemprov DKI sebesar Rp 8.500 setiap 10 km. Tarif dipatok berdasarkan jarak yg ditempuh pengguna. Angka tersebut sesuai dgn survei ridership yg telah dilakukan PT MRT Jakarta baru-baru ini terhadap 10.000 responden. William bilang, survei tersebut menyatakan bahwa kemampuan membayar rata-rata responden berkisar Rp 8.500 per 10 km. Adapun formula rumus tersebut berasal dr Rp 1.500 (biaya tetap atau fixed cost) ditambah Rp 700/km nya. Sehingga setiap 10 km, pengguna akan dipatok biaya Rp 8.500.

"Jadi tarifnya by distance. Kalau setiap 1 km itu berarti tarifnya Rp 2.200. Kalau 2 km, Rp 1.500 ditambah 1.400 (Rp 700/km) jadi Rp 2.900," jelas William.Untuk menggunakan kereta MRT Jakarta, masyarakat dapat menggunakan beberapa jenis tiket masuk. Di antaranya tiket per perjalanan atau single trip & tiket multi perjalanan atau multi trip. Kartu uang elektronik nantinya juga akan bisa digunakan.

Kedua jenis kartu tersebut dapat diperoleh di Mesin Tiket Otomatis (Ticket Vending Machine/TVM) & loket penjualan di setiap stasiun MRT Jakarta. Selain TVM, stasiun MRT Jakarta juga akan dilengkapi dgn Mesin Isi Ulang (Top Up Machine/AVM).

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly