Return to site

Lompatan Besar Pemprov DKI yang Mulai Pakai Motor Listrik | PT SOLID GOLD BERJANGKA

· Solid Gold Berjangka,Solid Gold

PT Solid Gold Berjangka - Pemprov DKI Jakarta mendapatkan hibah 50 motor listrik dr PT Paiton Energy. Pemrov DKI mulai mendukung penggunaan kendaraan bertenaga listrik demi menciptakan lingkungan udara yg bersih. Pemprov DKI Jakarta mulai mendapatkan 50 unit motor listrik Viar Q1. Motor listrik itu akan disebar ke tiga titik seperti Kebun Binatang Ragunan, Monas, & Dinas Teknis Jatibaru.

Dengan digunakannya motor listrik sebagai kendaraan operasional Pemprov DKI Jakarta diharapkan masyarakat dapat melihat & lebih mengenal manfaat dr motor listrik. Terlebih, motor listrik juga tdk mengeluarkan emisi gas buang seperti kendaraan konvensional yg banyak beredar saat ini.Berikut ulasan berita mengenai Pemprov DKI Jakarta yg mulai menggunakan motor listrik sebagai kendaraan operasional.
 
1. Hibahan Motor Listrik dr PT Paiton Energy sebagai Program CSR

Asisten Deputi Gubernur Bi&g Transportasi Setda DKI Sunardi Sinaga memaparkan, langkah tersebut diambil guna memantik masyarakat utk menggunakan kendaraan listrik. "Ini adalah langkah awal yg besar bagi Indonesia dgn menyebarkan 50 motor listrik Viar Q1 ke Ragunan (20 unit), Monas (20 unit), & Dinas Teknis Jatibaru (10 unit) utk digunakan sebagai kendaraan operasional. Ke depan diharapkan orang-orang umum mulai tertarik menggunakan ini guna bumi yg lebih baik," ujarnya di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.

Motor listrik tersebut dibawa oleh PT Paiton Energy sebagai program CSR di DKI Jakarta. Disediakan pula dua stasiun pengisian listrik bertenaga surya & 3 stasiun pengisian listrik. "Saya harap dgn hal ini, penggunaan kendaraan listrik dapat lebih berkembang," kata Sunardi.

2. Tekan Pencemaran di Jakarta, Misi Selamatkan Dunia

DKI Jakarta beberapa waktu lalu disebutkan menjd salah satu kota dgn pencemaran udara terbesar. Untuk menekan pencemaran udara, dibutuhkan langkah tepat. Salah satunya menggunakan kendaraan ramah lingkungan, seperti motor listrik. Sunardi yg mewakili Gubernur Anies Baswedan yg berhalangan hadir menguraikan, langkah tersebut diambil guna memicu masyarakat utk menggunakan kendaraan listrik.

"Ini lompatan besar, dgn menggunakan listrik ini merupakan lompatan besar yg harus kita dukung terus. Ini demi kebaikan masyarakat utk saving energy & mengurangi emisi gas buang.

Kita tahu Jakarta beberapa waktu lalu tingkat pencemarannya terbesar, pernah nomor 1 di dunia," ungkap Sunardi kepada wartawan di Ragunan, Jakarta Selatan"Kita harus tanam juga dlm pikiran bahwa harus bertanggung jawab menjaga alam, kualitas udara kita," lanjut Sunardi. Sehingga, menurutnya menggunakan motor listrik adalah sebagai misi menyelamatkan dunia. "Di Indonesia, kendaraan roda dua itu mencapai 14 jutaan unit. Bayangkan bila semuanya sudah beralih ke kendaraan listrik. Berapa biaya yg dapat kita redam & lingkungan juga bakal bersih. Jadi saya pikir arahnya itu adalah bagaimana caranya kita menyelamatkan bumi," kata Sunardi.

Tentu utk melakukan hal tersebut harus ada beberapa hal yg patut diperhatikan. Mengingat, menurutnya, pelaksanan percepatan kendaraan listrik di Indonesia masih lamban."Harus ada beberapa hal yg dilengkapi seperti supply energi. Nanti harus ada spot khusus utk pengisian daya kendaraan listrik. Sistemnya harus disiapkan. Saya kira, penerapan percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia kurang cepat," ujar Sunardi.

3. Motor Listrik Ditempatkan di Lokasi Wisata

Sunardi mengatakan pemilihan operasional kendaraan motor di tempat wisata seperti Kebun Binatang Ragunan & Monumen Nasional bisa memicu ketertarikan pengunjung. "Ragunan sama Monas jd objek pertama dibikin, masyarakat bisa lihat. Ini akan terus berkembang, mungkin membuat masyarakat terus berminat utk digunakan di jalan raya," ungkap Sunardi.

Lebih lanjut ia berharap agar kendaraan listrik yg berseliweran di Jakarta tak hanya motor, ke depan kendaraan roda empat bertenaga listrik mulai mengisi jalanan Ibu Kota. "Kita harapkan dr sini berkembang bukan hanya sepeda motor, kita galakkan sampai ke mobil. Kalau ini terus secara continue dilakukan, penghematan energi juga di Indonesia akan semakin baik," kata Sunardi.

4. Harapan Angkot Sampai Bus Bertenaga Listrik di Jakarta
Sunardi percaya bahwa kendaraan listrik merupakan salah satu solusi utk mengurangi efek rumah kaca di Indonesia. Sehingga diharapkan penggunaan motor & mobil lisrik tdk hanya utk pribadi saja tapi juga kendaraan umum. "Memang tak dapat serta-merta kendaraan listrik dapat diterapkan secara masif. Sistem hingga tempat pengisian baterai harus diperbincangkan. Namun ke depannya, saya harapkan kendaraan listrik tdk hanya digunakan oleh pribadi saja tapi juga transportasi umum," ucapnya.

"Yah, mungkin angkot atau bus gitu (kendaraan listrik), Jadi polusinya berkurang," lanjut Sunardi.

Di lain sisi, guna mempercepat era kendaraan listrik pemerintah sedang mengupayakan menyelesaikan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik. Diwacanakan, payung tersebut akan mulai ditanda tangani pada awal 2019. "Targetnya awal 2019, makin cepat makin bagus. Karena sudah semakin menggeliat kencang di Indonesia mobil listrik," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Dia mengatakan draf Perpres tersebut sekarang sedang 'dikoreksi' oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim).

Sebelumnya draf Perpres telah melewati proses kajian panjang di beberapa Kementerian, termasuk Energi & Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Perindustrian. "Saat ini sedang dlm penyelarasan. Dari ESDM sudah, Perindustrian sudah, sekarang sedang diselaraskan di Kemenkomaritim," kata Moeldoko.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly