Return to site

Kim Jong-un Pamer Senjata, AS Kebut Anti-rudal di Korsel | PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Militer Amerika Serikat mulai memindahkan bagian-bagian sistem pertahanan anti-peluru kendali kontroversial THAAD ke sejumlah situs di Korea Selatan, di tengah ketegangan tinggi terkait program rudal & nuklir Korea Utara.

Ketegangan antara Washington & Pyongyang memuncang beberapa minggu belakangan ini, dgn pengerahan kapal induk & kapal selam nuklir Amerika Serikat & uji coba rudal Korea Utara yg berlanjut di bawah sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Korea Utara menyatakan pemimpinnya, Kim Jong-un, memimpin langsung latihan tembak peluru hidup "paling besar sepanjang masa" yg dilakukan dlm rangka peringatan hari jadi ke-85 militernya.

Dgn lebih dari 300 senjata artileri berkaliber besar mendemonstrasikan kekuatan di tepi timur negara tersebut.

Pyongyang lebih memilih melakukan latihan tembak itu alih-alih uji coba nuklir atau peluncuran rudal jarak jauh, sebagaimana dikhawatirkan di tengah tekanan Amerika Serikat & China, satu-satunya sekutu besar Korut yg dibuat marah oleh perkembangan senjata negara terisolasi itu.

Amerika Serikat & Korea Selatan sepakat untuk mengerahkan THAAD sbg respons ancaman peluncuran rudal oleh Korea Utara.

Walau demikian, langkah itu jg membuat marah China, yg menyebut sistem canggih itu tidak akan menyelesaikan masalah & malah akan memperburuknya.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan beberapa elemen dari sistem itu dipindahkan ke situs yg semula digunakan sbg lapangan golf di Seongju, di bagian selatan daerah tersebut.

"Korea Selatan & Amerika Serikat berupaya untuk memastikan kemampuan operasional sistem THAAD sbg respons kelanjutan ancaman nuklir & rudal Korea Utara," kata Kementerian dlm pernyataan yg dikutip oleh Reuters.

Korea Utara Tangkap (Lagi) Warga Negara AS | Solid Gold

Militer AS & Korsel selama ini enggan membicarakan kemajuan penerapan sistem tersebut secara publik.

Sementara kandidat presiden Korsel yg akan bertarung pada 9 Mei nanti memperdebatkannya.

Rekaman yg disiarkan di televisi menunjukkan truk-truk militer membawa unit besar termasuk benda yg tampak spt tabung peluncur rudal ke situs THAAD, sekitar 250 kilometer di selatan Seoul.

Sejumlah gambar jg menampilkan demonstran setempat melemparkan botol ke arah kendaraan tersebut, sementara polisi berupaya mencegah mereka.

Di sisi lain, sebuah kapal selam AS yg didesain untuk membawa 150 rudal jelajah Tomahawk telah bersandar di pelabuhan Korea Selatan.

Sementara kapal induk USS Carl Vinson terus melaju ke perairan Korea untuk menangkal ancaman uji coba nuklir keenam & peluncuran rudal Korea Utara.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly