Return to site

Genjer Genjer, Lagu Karya Seniman Banyuwangi Bukan Milik PKI! | PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Judul lagu itu adalah Genjer Genjer.

Menurut rezim Orde Baru, lagu berbahasa Osing--bahasa asli daerah Banyuwangi--itu merupakan lagu propaganda PKI yg "haram" hukumnya untuk dinyanyikan, apalagi diperdendangkan pada khalayak ramai.

Namun, benarkah Genjer Genjer merupakan lagu milik Partai Komunis Indonesia (PKI)?

Jawabannya salah besar!

Genjer Genjer adalah sebuah lagu yg diciptakan oleh Muhamad Arif, seniman angklung Banyuwangi pada 1943.

Lagu ini mengisahkan sulitnya kehidupan rakyat Indonesia di era penjajahan Jepang.

Sama sekali tidak ada hubungannya dgn komunisme secara umum, maupun PKI secara khusus.

Hasnan Singodimayan, budayawan Banyuwangi menjelaskan, "Itu zaman Jepang beras diambil, nasi diambil."

"Tersisa apanya? Yang tersisa genjer, ya itu dimakan saja. Orang Banyuwangi makan genjer, karena sayuran lainya jg diambil Jepang."

Genjer merupakan tanaman yg tumbuh di rawa-rawa yg kerap disantap itik.

Pada masa penjajahan Jepang, genjer jg menjadi sayuran alternatif bagi warga Banyuwangi karena tidak tersisa bahan makanan lain.

Dari sisi musikalitas, lagu Genjer Genjer diyakini berefrensi dari lagu dolanan (permainan anak tradisional) yg berjudul Tong Alak Gentak.

Lagu dolanan asli Banyuwangi itu kemudian diberi syair oleh Muhamad Arif dgn tujuan menyindir masa pendudukan Jepang di Indonesia yg menyebabkan rakyat amat sangat sengsara.

Pasca kemerdekaan, lagu ini pun begitu populer.

Lilis Suryani & Bing Slamet adalah dua penyanyi pop Indonesia yg membawakan kembali lagu ini & kerap diputarkan di radio-radio pada medio 1950-1960.

Bahkan saking populernya, sempat muncul pengakuan dari Jawa Tengah bahwa Genjer Genjer adalah lagu ciptaan Ki Narto Sabdo seorang dalang kondang.

Hal ini diungkapkan oleh sastrawan Indonesia, Hersri Setiawan, dlm bukunya, Memoar Pulau Buru.

Baca Juga : Ribuan Warga Protes Kematian Pria China oleh Polisi Perancis | PT Solid Gold Berjangka

Berikut lirik lagu asli Genjer Genjer beserta terjemahannya dlm Bahasa Indonesia:

Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Emake thulik teka-teka mbubuti genjer
Emake thulik teka-teka mbubuti genjer
Ulih sak tenong mungkur sedhot sing tulih-tulih
Genjer-genjer saiki wis digawa mulih

Genjer-genjer isuk-isuk didol ning pasar
Genjer-genjer isuk-isuk didol ning pasar
Dijejer-jejer diuntingi padha didhasar
Dijejer-jejer diuntingi padha didhasar
Emake jebeng padha tuku nggawa welasah
Genjer-genjer saiki wis arep diolah

Genjer-genjer mlebu kendhil wedang gemulak
Genjer-genjer mlebu kendhil wedang gemulak
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak
Sego sak piring sambel jeruk ring pelanca
Genjer-genjer dipangan musuhe sega

Terjemahan Bahasa Indonesia :

Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Dapat sebakul dia berpaling begitu saja tanpa melihat
Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang

Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ibu si gadis membeli genjer sambil membawa wadah-anyaman-bambu
Genjer-genjer sekarang akan dimasak

Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Nasi sepiring sambal jeruk di dipan
Genjer-genjer dimakan bersama nasi

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly